Mungkin bagi kita yang sering membuka LinkedIn, banyak menemukan head hunter atau talent acquisition. Para profesional HRD di era digital ini banyak yang bekerja secara digital, menggunakan LinkedIn Navigator, maupun secara tradisional.

Dalam era digital sekarang ini, kecepatan (yang dapat terukur) semakin menjadi nilai pembeda. Perbedaan ini akan semakin berkembang seiring dengan perkembangan teknologi juga tentunya. Oleh karena itu, para profesional HRD haru miliki skill-set yang update.

Beberapa Skill-set Update untuk Profesional HRD

Para profesional di bidang HRD mungkin akan semakin bersaing juga. Dengan kemampuan mengumpulkan talent berkualitas sebanyak mungkin dalam waktu cepat dan biaya murah, mungkin dapat lebih menarik bagi para C-Level, dan tentu ini juga berlaku sebaliknya.

Simplicity terus mengikuti perkembangan digital hingga saat ini. Kontribusi ini sekedar untuk #BrainStorming dan menambah wawasan satu sama lain. Informasi ini mungkin dapat bermanfaat bagi para profesional HRD di seluruh Indonesia.

Berikut beberapa skill-set personil HRD yang kami pandang perlu untuk dikuasai oleh para masing-masing profesional.

  • LinkedIn Sales Navigator

    Dengan menjadi member premium di LinkedIn, para profesional HRD dapat melakukan kampanye pencarian bakat dan mendapatkan lamaran dari para pelamar secara otomatis setelah mereka melihat informasi dan klik Yes. Ini dapat mempercepat proses pengumpulan pelamar, sehingga interview dapat cepat dijadwalkan.

  • Landing Page

    Untuk profesionalisme, sebaiknya perusahaan pencari talent harus memiliki halaman landas untuk lowongan di website corporate tersebut. Namun seringkali untuk membuat landing page menemui hambatan, terutama kemampuan untuk update dan membuatnya.

    Dengan sebuah landing page untuk lowongan pekerjaan, perusahaan Anda dapat menghemat biaya di LinkedIn, dan menggunakan alternative saluran digital yang lain seperti FB, IG, Twitter, dan Google Ads.

    Namun, dalam hal ini, jika Anda belum bisa tapi sudah mengetahui jasa pembuatan landing page untuk kebutuhan Anda, maka sembari belajar, Anda dapat tetap memenuhi tuntutan pekerjaan di era digital sekarang ini.

    Anda juga dapat menggunakan sebuah website yang sudah memenuhi syarat untuk kualitas yang baik. Misal, website seperti ini dapat Anda tambahkan modul atau plugin khusus untuk lowongan kerja, dimana seluruh pelamar masuk ke database website dan bisa Anda download.

  • Aplikasi untuk Profesional HRD

    Dalam hal ini, aplikasi HRD yang dimaksud yang dapat terkoneksi dengan social media seperti linkedIn dan lainnya. Sehingga, data dapat tersusun rapih per kelompok dan terdapat scoring untuk prioritas wawancara. Dalam jangka panjang, ini dapat lebih menghemat pengeluaran Anda untuk kebutuhan talent hunting.

  • Mass e-Mail Management

    Seperti MailChimp. yang dapat membuat layout e-mail berikut form lamaran yang terkoneksi ke website Anda. Alat manajemen e-mail massal seperti mailchimp dapat memudahkan komunikasi Anda dengan para profesional semakin kredibel.

Mungkin diluar sana, banyak alat atau aplikasi online yang dapat Anda gunakan, bahkan untuk melakukan wawancara dan test penerimaan karyawan secara online. Akan tetapi, dengan 4 hal tersebut di atas saja sudah cukup, setidaknya untuk sekarang ini di tahun 2019 – 2020.

Website Dapat Memuat Seluruh Fungsi

Seperti yang sering kami jelaskan sebelumnya, website adalah sebuah fondasi dalam bisnis sekarang ini. Bahkan – dalam skala tertentu – Anda tidak memerlukan aplikasi HRD tambahan.

Dengan adanya website, tentu Anda dapat menyebarkan link untuk mengirim C.V secara online.alur proses lamaran online di website perusahaan

Website memungkinkan perusahaan untuk memiliki alur proses dalam mencari pekerja secara online. Kemudian, lowongan pekerjaan tersebut dapat Anda sebarkan melalui platform sosial media. Tentu, LinkedIn merupakan jearing sosial profesional yang utama, akan tetapi biaya yang dibutuhkan untuk beriklan jauh lebih mahal dibanding Facebook dan Instagram.

Inti dari transformasi digital adalah bagaimana pekerjaan dapat dilakukan secara lebih simple, cepat, dan terukur. Sehingga dapat selaras dengan tujuan bisnis, seperti efisiensi dan kecepatan.

Era transformasi digital akan seputar kemudahan, efisiensi dan kecepatan. Jika bisa dipermudah, kenapa harus dipersulit?

Semoga dengan sedikit penjelasan ini dapat membawa manfaat yang banyak, terutama untuk para profesional HRD yang akan semakin siap dalam menghadapi persaingan di era digital.

Share This